Persiapkan Diri Sebaik-Baiknya

Aku pernah memiliki angan tentang keabadian hidup di dunia. Apakah hal itu benar-benar ada layaknya kisah Anoman yang hidup kekal dari masa ke masa? Atau keinginan kaum munafik untuk diberikan umur seribu tahun lagi lamanya, lantas Ia kabulkan permohonan itu dan merakapun hidup selama itu pula?

Dia Yang Maha Tinggi berfirman, bahwa tidak satupun manusia dijadikan hidup abadi. Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dia menguji dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan yang sebenar-benarnya. Dan hanya kepada-Nya semua kembali (QS.21:34-35).

Hidup bukanlah suatu keabadian, dan mati adalah kepastian. Perihal panjang pendeknya usia, aku tiada mengetahui. Dan semua orang aku rasa juga begitu. Hanya Dialah yang mengetahui, dan menentukan garis takdir kehidupan.

Continue reading “Persiapkan Diri Sebaik-Baiknya”

Pendakian Saat Independence Day

Pendakian Kala Dirgahayu RI

Tujuh belas Agustusan? hiking yuk.. sekalian mengibarkan sang saka di puncak gunung. Hari ini aku, Angga, dan Ipong acaranya muncak ke Lawu. Idhep-idhep kami ingin merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Sambutan tak terduga malah kami dapati di puncak. Surprise! .. Seribu bendera berkibar terhempas angin Hargo Dumilah, berjajar menghiasai angkasa Lawu.

Membuka mata hati, betapa besar antusias para pendaki membawa sang saka sampai di puncak supaya berkibar dengan gagah. Sambut sapa dan senyum keramahan juga nampak di wajah mereka. Kami temui hal demikian di sepanjang perjalanan menuju puncak. Mereka benar-benar menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dibawah naungan sang saka.

Continue reading “Pendakian Saat Independence Day”

Pak Guru Naryo: Rawe-Rawe Rantas Malang-Malang Putung

Ilustrasi Pembelajaran oleh Pak Guru Naryo
sumber gambar: www.okezone.com

Rawe-rawe rantas malang-malang putung mujudake unen-unen kang dadi sumber semangat tumrap sawiji-wijining wong, masyarakat, utawa bangsa ing nalika nggayuh tujuwan kang luhur utawa mulya.

Unen-unen iki negesake sawijining tumindak kang ora gampang nglokro utawa kendho semangate sakdurunge gegayuhan mau kecekel. Pepalang apa wae bakal diadhepi lan diatasi.

Iki uga ana sesambungane karo prekara ing antarane wong utawa masyarakat siji lan sijine. Unen-unen iki lagi dicakake menawa prekara mau ora bisa dirampungake kanthi pirembugan sing apik. Tumrap wong jawa sakbisa-bisaa prekara utawa urusan dirembug kanthi apik. Sing dikarepake yaiku sakbisa-bisaa aja nganti nuwuhake tukar padu, dredah, utawa pasulayan. Continue reading “Pak Guru Naryo: Rawe-Rawe Rantas Malang-Malang Putung”

Menuliskan Purnama Raya

Purnama Raya

Malam ini aku jadikan alam sahabatku
Angin yang menghembuskan aroma damai tanah air
Begitu perlahan membelai raga seorang putra Adam
Menyapu lirih dedaunan gugur di bawah pohon duras
Menerobos gelap, cahaya purnama raya

Mungkin karena perkataan seorang kawan. Yang berujar kalau waktu purnama itu paling asyik membuat puisi di bawah cahaya terangnya. Atau memang karena efek kenampakan purnama yang benar-benar dahsyat, yang katanya purnama terbesar tahun ini. Aku antusias menuliskan puisi.

Continue reading “Menuliskan Purnama Raya”

Seperti Teratai

Seperti Teratai

Ilustrasi Bunga Teratai
 sumber gambar: pernikdunia.com

Ia tumbuh di air kotor
Di perairan tenang, yang tiada nikmat sirkulasi
Serangga-serangga liar bertebaran disekitarnya
Daunnya yang lebar, terbentang terapung terinjak katak
Sekilas memang ia tidak pantas diraih

Namun, lihatlah
Ia mampu tumbuh dengan kokohnya
Bersemi bermekaran indah nan menawan
Ia jaga betul karunianya itu

Meski akarnya menghunjam dalam lumpur
Ia tidak terlarut kepadanya
Justru, kelopaknya senantiasa mekar semerbak mewangi

Butiran air langit selalu membasahi daunnya
Begitu tegar ia menghadapi
Daunnya tiada basah, raganya tiada tenggelam

Dan lihatlah ia, sekali lagi
Biarlah lingkungannya biang penyakit
Tetapi akar, daun, biji, kelopak, putik, aromanya
Memberikan manfaat bagi kehidupan

Tetaplah ia menjadi dia yang bermakna
Tetaplah ia menjadi dia yang anggun
Tetaplah ia menjadi dia yang menebar hikmah
Tetaplah ia layaknya bunga teratai